Skip to main content

21 Agustus 2023


Kitab 2Tawarikh 29:31-36
Senin 21 Agustus 2023

Kuduskan Dirimu!
Hizkia dan seluruh rakyat bersukacita akan apa yang telah ditetapkan Allah bagi bangsa itu, karena hal itu terjadi dengan    tak disangka-sangka.  ~ayat 36

Reformasi bangsa Yehuda ditandai dengan tindakan iman sebagai jemaat Tuhan yang datang beribadah sesuai cara yang ditetapkan Tuhan sejak zaman Musa. Reformasi bangsa bukan dengan melakukan perubahan besar-besaran, melainkan dengan menarik segenap umat untuk kembali kepada kehidupan mula-mula sebagai umat Allah, sebagaimana ditetapkan oleh Tuhan Allah sendiri melalui Musa. Seluruh bangsa datang ke dalam pertemuan itu dengan membawa persembahan mereka masing-masing. Oleh karena jumlah korban bakaran hingga ribuan ekor hewan, para imam pun menjadi kewalahan.

Rupanya jumlah para imam yang datang melayani tidak sebanding dengan jumlah korban yang akan dipersembahkan. Bantuan datang dari orang-orang Lewi untuk turut melancarkan tugas para imam. Dimanakah para imam yang banyak itu? Kurangnya jumlah imam yang melayani bukan karena mereka memang sedikit, tetapi karena mereka tidak bersungguh- sungguh menguduskan diri, sehingga dianggap tidak pantas untuk melayani. Sementara orang Lewi yang kedudukannya lebih rendah justeru menjaga kekudusan diri mereka melebihi kesungguhan para imam.

LANGKAH IMAN
Tindakan pemurnian agama dengan cara menguduskan diri, beribadah kepada Tuhan, dan mempersembahkan korban tentu saja menjadi tindakan paling efektif. Pengudusan diri menjadi prasyarat mereka yang akan beribadah, baik sebagai imam maupun sebagai umat, tanpa kecuali. Pengudusan diri dilakukan dengan menjauhi segala jenis berhala dan mempersembahkan korban. Tindakan pengudusan diri ini membutuhkan pengorbanan. Betapa bahagia hati Hizkia karena apa yang diperjuangkan, benar-benar terwujud, bahkan melampaui harapannya. Inilah kebahagiaan sejati, yakni ketika niat hati yang tulus dibarengi tekad memperjuangkan kehidupan umat Tuhan yang sesuai dengan kehendak Tuhan dapat terwujud. Jika dalam perjuangan, kita belum berhasil, teruslah berjuang, hasil terbaik menanti. Amin!

Comments

Popular posts from this blog

Profil

  Hidup adalah Anugerah Allah telah bermurah hati menganugerahkan hidup, maka kami terpanggil untuk saling berbagi hidup melalui buku renungan ini. Kiranya dapat menjadi berkat dalam memenuhi kerinduan hati kita untuk terus bertumbuh di dalam Firman-Nya. “Iman tumbuh dari pendengaran akan Firman Kristus”. Komunitas Suluh Injil Pdt. Eben Nuban Timo, Pdt. Robert St. Litelnoni, Pnt. Wem Nunuhitu,  Pdt. Erna Saudale, Pdt. Selvi Kalle,  Pdt. Benjamin Nara Lulu,  Pdt. M. J. Ay-Touselak, Pdt. Elyanor V. Manu-Nalle, Pdt. Ribecca Logo-Mozes,  Pdt. Guten Selan, Pdt. Maria Litelnoni-Johannes, Pdt. Jandi Manobe,  Pdt. Sri Faot-Ledoh, Pdt. Emu Bako, Pdt. Susan Lelang-Mauko, Pdt. John Mozes,  Pdt. Lay Abdi K. Wenyi, Pdt. Iswardy Lay, Pdt. Linda Kisek, Pdt. Judith Folabessy,  Pdt. Wim Nunuhitu, Pdt. Sally Bullan, Dkn. Melky Nomleni & Pdt. Neti Nunuhitu. Logo Suluh Injil oleh Taruamang Berepalay. Alamat Sekretariat : Jl. Seruni No. 8 – Naikoten 1 Kota Kupan...

22 September 2023

Kitab 2Petrus 1:1-15 Jumat 22 September 2023 Gunakan Kesempatan Aku akan segera menanggalkan kemah tubuhku ini, sebagaimana yang telah diberitahukan kepadaku oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. ~ayat 14 Mengetahui bahwa hidup ini singkat dan mungkin waktu kita tinggal satu hari saja,  merupakan kesadaran diri yang sangat  penting. Kesadaran seperti ini bukan hanya  akan membuat  kita  diam  pasif menunggu waktu berakhir. Melainkan akan memberi semangat untuk lebih bergiat lagi, lebih berfokus kepada panggilan hidup, dan lebih serius memberi perhatian kepada orang lain untuk pertumbuhan rohani. Inilah prinsip yang dipegang oleh rasul Petrus. Ia menyadari waktu yang berlalu tidak boleh disia-siakan. Ia meyakinkan semua jemaat bahwa mereka adalah orang-orang pilihan Allah, yang dipanggil dari kegelapan kepada kemuliaan-Nya yang kekal. Hidup orang Kristen sedang menuju akhir yang indah dan mulia. Karena itu perlu mempersiapkan diri. Pakailah setiap anugerah pen...