Skip to main content

Posts

23 September 2023

Kitab 1Yohanes 1:1-10 Sabtu 23 September 2023 Injil Dasar Persekutuan Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami. ~ayat 3 Kata   “persekutuan”   sangat   erat dengan kekristenan.  Sejak  awal, Kekristenan terbentuk dalam persekutuan. Persekutuan Kristen sama sekali tidak ada kaitan dengan batasan suku, hobi, usia, domisili, profesi, dan sebagainya. Walaupun di dalam gereja ada kategori-kategori  berdasarkan kelompok usia dan gender, namun itu bukan berarti pembatasan atau pemisahan, sebab di dalamnya ada kesadaran pentingnya kebersamaan. Persekutuan bukan sekedar berarti ada perkumpulan dan kebersamaan. Persekutuan juga bukan sekedar soal tempat, waktu dan kegiatan bersama- sama, misalnya berdoa bersama, berlatih pujian bersama, beribadah bersama, di waktu dan tempat yang sama. Persekutuan, koinonia, memiliki makna partisipasi, mengambil b...
Recent posts

22 September 2023

Kitab 2Petrus 1:1-15 Jumat 22 September 2023 Gunakan Kesempatan Aku akan segera menanggalkan kemah tubuhku ini, sebagaimana yang telah diberitahukan kepadaku oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. ~ayat 14 Mengetahui bahwa hidup ini singkat dan mungkin waktu kita tinggal satu hari saja,  merupakan kesadaran diri yang sangat  penting. Kesadaran seperti ini bukan hanya  akan membuat  kita  diam  pasif menunggu waktu berakhir. Melainkan akan memberi semangat untuk lebih bergiat lagi, lebih berfokus kepada panggilan hidup, dan lebih serius memberi perhatian kepada orang lain untuk pertumbuhan rohani. Inilah prinsip yang dipegang oleh rasul Petrus. Ia menyadari waktu yang berlalu tidak boleh disia-siakan. Ia meyakinkan semua jemaat bahwa mereka adalah orang-orang pilihan Allah, yang dipanggil dari kegelapan kepada kemuliaan-Nya yang kekal. Hidup orang Kristen sedang menuju akhir yang indah dan mulia. Karena itu perlu mempersiapkan diri. Pakailah setiap anugerah pen...

21 September 2023

Kitab 1Petrus 5:1-11 Kamis 21 September 2023 Bebas Dari Rasa Kuatir Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. ~ayat 7 Kuatir adalah perasaan takut, gelisah cemas terhadap sesuatu hal yang belum diketahui dengan pasti. Berbagai langkah diambil untuk mengantisipasi. Jika kuatir berkaitan dengan persoalan ekonomi, orang akan ambil langkah berhemat atau menabung. Jika berkaitan dengan kesehatan, orang akan lebih disiplin berolah-raga dan mengatur apa yang dikonsumsi untuk tubuhnya. Bagaimana jika berkaitan dengan keselamatan? Langkah pertama, merendahkan diri di bawah tangan Tuhan yang kuat. Jemaat tentu ingat bagaimana Tuhan bertindak dengan tangan-Nya yang kuat membebaskan umat Israel dari Mesir dan membawa mereka ke Kanaan. Kekuatiran jemaat berkaitan dengan masa depan yang belum pasti. Namun mereka dapat berharap kepada Allah yang sudah tahu masa depan, seperti bangsa Israel dahulu. Langkah kedua, menyerahkan rasa kuatir kepada Tuhan. Ia a...

20 September 2023

Kitab 1Petrus 4:7-11 Rabu 20 September 2023 Satu Untuk Semua Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. ~ayat 10 Tuhan Allah menjadikan manusia sebagai makhluk sosial dan menghendaki mereka hidup dalam relasi (Kej 2:18-25). Relasi itu sejak semula memiliki karakter kasih. Itu sebabnya manusia secara alamiah membutuhkan kasih. Kebutuhan akan kasih ini akan semakin kuat ketika manusia ada dalam momen kesendirian dan membutuhkan kehadiran yang lain. Manusia sadar bahwa kehadiran yang  lain akan memberinya kekuatan. Adalah tidak manusiawi jika di setiap momen penting, justeru manusia ingin seorang diri, menjauhi sesama dan menutup diri. Lebih tidak manusiawi lagi jika kita tahu ada seseorang memerlukan kehadiran kita, tetapi justeru kita menjauhi dan menutup pintu baginya. Momen yang dimaksudkan rasul Petrus ialah momen ketika seseorang sedang jat...

19 September 2023

Kitab 1Petrus 3:18-22 Selasa 19 September 2023 Adakah Kesempatan Kedua? Di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara. ~ayat 19 Ada ajaran yang mengatakan bahwa setelah manusia meninggal, mereka akan diuji. Jika mereka berhasil melewati ujian tersebut, maka mereka akan mendapat kesempatan masuk sorga. Tetapi jika mereka tidak lulus ujian tersebut, maka mereka tidak mendapat kesempatan kedua dan akan dibuang ke dalam neraka. Dasar Alkitabnya: 1 Petrus 3:19. Benarkah ayat ini mengajarkan ada kesempatan kedua  setelah kematian? Kata Yunani “memberitakan Injil” adalah ekēruxen (dari kērussō) yang berarti, “membuat pernyataan publik, menyatakan dengan lantang, memproklamirkan” sesuatu yang diterima dari Allah. Ayat 19 menyebutkan “roh-roh yang di dalam penjara”, ini menunjuk kepada makhluk rohani yang jahat di mana mereka ditahan di dalam penjara sampai pada hari penghakiman. Tentu ...

18 September 2023

Kitab 1Petrus 3:1-7 Senin 18 September 2023 Suami & Isteri Kristen Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang. ~ayat 7 Kita patut bersyukur dan memuji Tuhan untuk pasangan yang berjuang mempertahankan relasi mereka    hingga    pernikahan. Tetapi pemberkatan nikah bukan berarti perjuangan sudah selesai. Perjuangan baru, harus dimulai setelah pemberkatan pernikahan. Pernikahan adalah perjuangan seumur hidup bagi isteri untuk memenangkan hati suami dan sebaliknya, bagi seorang suami untuk memenangkan hati isterinya. Rasul Petrus, sebagai seorang laki-laki sekaligus suami, tahu benar sifat dan jiwa laki-laki. Ia menggambarkan kekuatan dan kelemahan laki- laki  terletak pada sikapnya  terhadap  Firman  Tuhan.  Kalau  dia tunduk kepada Firman, maka dia akan kuat dan pemimpin yang layak dihormati. Tapi kalau dia tidak tunduk kepada Firman, maka kepemimpinannya ak...

16 September 2023

Kitab 1Petrus 2:11-17 Sabtu 16 September 2023 Hamba Tapi  Merdeka Hiduplah sebagai orang merdeka dan hiduplah sebagai hamba Allah. ~ayat 16 Ada  dua  kata  yang  bertentangan: hamba    dan    merdeka. Sistem perbudakan    berlaku    resmi    di zaman   penulisan surat ini. Seorang hamba  tidak  memiliki  kemerdekaan, tidak  memiliki  pilihan.  Mereka  yang terlahir dari orangtua berstatus hamba otomatis menjadi hamba. Status pribadi kita   ditentukan orang   lain,   dipaksa keadaan. Bukan pilihan pribadi. Bahkan hidup dan mati pun ditentukan orang lain. Lalu dimanakan kemerdekaannya? Dalam iman Kristen, orang akan sadar bahwa dia adalah seorang hamba. Saat yang sama ia juga sadar bahwa ia sudah merdeka, bukan masih berjuang untuk merdeka. Orang Kristen sadar diri bahwa merdeka bukan hasil perjuangan dirinya, tetapi buah dari pengorbana...