Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2023

31 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 36:11-23 Kamis 31 Agustus 2023 Merdeka! Siapa di antara kamu termasuk umat-Nya, TUHAN, Allahnya, menyertainya, dan biarlah ia berangkat pulang!  ~ayat 23 Hari ini kita sampai di penghujung bulan Agustus sekaligus penghujung kitab 2Tawarikh yang menuntun kita merenungkan firman Tuhan di sepanjang bulan Kebangsaan ini. Di bulan ini  sebagai bangsa kita merayakan kemerdekaan di usia 78 tahun NKRI. Kita  bangga menjadi bangsa yang merdeka. Tetapi kita tidak pernah lupa bahwa bangsa ini pernah hidup dalam penjajahan selama ratusan tahun. Sebagai umat Tuhan kita belajar tentang arti kemerdekaan melalui kisah kepemimpinan raja-raja dan kehidupan bangsa Yehuda. Bangsa pilihan Allah ini juga mengalami penjajahan oleh bangsa lain, tetapi semua itu ada di dalam kendali Allah.  Di akhir kitab ini, kita melihat bagaimana raja Zedekia memimpin bangsa Yehuda bukan untuk menikmati kemerdekaan di dalam Tuhan, tetapi ia membawa bangsanya semakin terjajah...

30 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 34:29-33 Rabu 30 Agustus 2023 Pemimpin Milenial (3) ia membacakan segala perkataan dari kitab perjanjian yang ditemukan di rumah TUHAN itu.  ~ayat 30 Yosia menjadi raja atas bangsa Yehuda dan semua suku lain yang ada di dalam kerajaannya, ia lah yang memegang kuasa pemerintahan. Tetapi tidak hanya itu, Yosia juga menjadikan dirinya sebagai  pemimpin rohani bagi bangsanya. Ini tidak berarti Yosia merampas  kewenangan dan otoritas para imam dan orang Lewi. Ia menunjukkan dirinya sebagai pemimpin bangsa yang bertanggung jawab atas keselamatan rakyat dalam segala aspek kehidupan mereka. Ia sendiri memposisikan diri ada dalam kesetaraan dengan rakyat ketika berdiri di hadapan Tuhan.  Langkah yang sangat tepat diambil oleh raja Yosia bagi bangsanya yaitu mengikat diri dalam perjanjian dengan Tuhan Allah Israel. Perjanjian kesetiaan ini melibatkan raja dan seluruh rakyat, tanpa kecuali, baik orang Yehuda, Benyamin dan semua pendudu...

29 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 34:14-28 Selasa 29 Agustus 2023 Pemimpin Milenial (2) Pergilah, mintalah petunjuk TUHAN bagiku, bagi yang masih tinggal di  Israel dan di Yehuda tentang perkataan kitab yang ditemukan ini.  ~ayat 21 Raja Yosia semakin hari semakin berhikmat. Walaupun ia masih sangat muda, tidak berpengalaman dan kurang pengetahuan, tetapi hikmat Tuhan ada di dalam dirinya. Ia berhasil memimpin orang-orang yang lebih berpengalaman untuk mewujudkan keadaan bangsa yang baik, pulih dari segala kejahatan rohani yang meruntuhkan moral bangsa. Ia berhasil memimpin bangsanya kembali kepada Tuhan Allah Israel. Betapa beruntungnya Yosia karena ia didampingi orang-orang pilihan Tuhan yang memiliki visi dan misi yang sama dengannya.  Para pemimpin ini memberikan kepada raja Yosia kitab Taurat yang masih tersimpan di dalam Bait Suci. Ternyata Yosia belum pernah mengenal dan mengetahui isi kitab Taurat itu. Respons Yosia saat kitab dibacakan menunjukkan bahwa ini merupakan kali perta...

28 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 34:8-13 Senin 28 Agustus 2023 Pemimpin Milenial (1) Orang-orang itu melakukan pekerjaan itu dengan setia.  ~ayat 12 Usia muda sering identik dengan semangat, tetapi juga kurang pengalaman, walaupun pendidikan tinggi. Orang-orang muda dari generasi masa kini disebut sebagai generasi milenial. Dalam  pemilihan pemimpin gereja, pendidikan dan pengalaman menjadi alat ukur  kualitas kepemimpinan seseorang. Raja Yosia diangkat menjadi raja dalam keadaan bangsa Yehuda ada di titik sangat rendah. Dua raja sebelumnya, Manasye dan Amon memimpin umat dalam segala kejahatan rohani. Dalam keadaan itu, dibutuhkan figur pemimpin yang mampu memulihkan keadaan dan mengembalikan Yehuda kepada jalan yang benar. Tetapi raja Yosia masih berumur delapan tahun. Bagaimana mungkin anak kecil ini memimpin bangsa? Bangsa yang keadaannya aman dan tenteram saja belum tentu ia mampu memimpin, apalagi bangsa yang sudah rusak parah ini. Tetapi di usia enam belas tahun, Yo...

26 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 32:24-33 Sabtu 26 Agustus 2023 Berkat Sebagai Ujian Ia sadar akan keangkuhannya itu dan merendahkan diri bersama-sama dengan penduduk Yerusalem, sehingga murka TUHAN tidak menimpa mereka.  ~ayat 26 No body is perfect. Tidak ada manusia yang sempurna, bahkan ketika hidupnya selalu berjalan di dalam pimpinan Tuhan pun, ia bisa saja jatuh, ketika Tuhan izinkan hatinya diuji. Hizkia mengalami  penyertaan Tuhan dengan tidak putus-putusnya. Ia sangat diberkati dengan berlimpah. Semua bangsa mengagumi Hizkia. Bahkan bangsa asing yang tidak mengenal Allah pun turut mengagumi. Bagi mereka semua yang ada pada Hizkia adalah tanda kehebatan Hizkia dan layak dikagumi. Tetapi kekaguman ini menjadi ujian dari Tuhan kepada Hizkia. Hati Hizkia tergoda akan pujian dan kekaguman, ia menjadi terobsesi akan dirinya sendiri, menjadi narsis dan sombong. Ia lupa berterima kasih ketika Tuhan melakukan mujizat kesembuhan baginya. Melalui nabi Yesaya ia diingatkan akan m...

25 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 32:20-23 Jumat 25 Agustus 2023 Berserah Kepada Tuhan TUHAN menyelamatkan Hizkia dan penduduk Yerusalem dari tangan  Sanherib, raja Asyur, dan dari tangan semua musuhnya.  ~ayat 22 Perkataan Sanherib sarat dengan niat politis dengan tujuan melemahkan hati bangsa Yehuda. Tetapi di dalam perkataan itu, ia terus-menerus menghina Allah Yahweh dan raja Hizkia. Perkataan  seperti ini bisa dengan mudah berhasil menaklukkan hati. Tetapi Sanherib  tidak pernah tahu bahwa perkataannya didengar oleh Allah Yahweh dan melukai hati kudusNya. Allah tidak tinggal diam. Sanherib harus bertanggung jawab atas perkataannya. Ia bersama pasukan yang dibanggakannya harus menanggung akibat dari setiap perkataannya. Di sisi lain, raja Hizkia mendengar setiap perkataan Sanherib dengan tenang dan menjadikannya sebagai pokok doa yang dibawanya bersama nabi Yesaya, ke hadapan Allah. Walaupun Hizkia dan rakyat telah membangun tembok perlindungan dan Menara untuk menjamin keamana...

24 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 32:9-19 Kamis 24 Agustus 2023 Waspada dan Ujilah Mereka berbicara tentang Allah Yerusalem seperti tentang para allah bangsa-bangsa di dunia, adalah buatan tangan manusia.  ~ayat 19 Raja Hizkia terus berpengharapan kepada kuasa penyertaan dari Allah Yahweh. Ia berupaya menolong rakyat yang semakin lemah, menguatkan hati mereka agar jangan takut dan gentar akan ancaman  di luar. Semakin kuat usaha raja Hizkia, semakin kuat pula usaha Sanherib,  raja Asyur untuk merebut kota Yerusalem. Raja Asyur mengirim utusan untuk menyampaikan pesan berisi kata-kata yang melemahkan iman rakyat Yehuda. Di satu sisi, raja Hizkia berupaya keras menguatkan iman mereka, tetapi di sisi lain, raja Asyur berupaya keras pula melemahkan, dengan kata- kata yang sangat licik. Raja Asyur rupanya tahu persis bagaimana kehidupan rohani bangsa Yahuda. Ia tahu pengajaran yang dilakukan oleh Hizkia kepada rakyat tentang Allah Yahweh. Raja Asyur dapat disebut sebagai politisi yang mengua...

23 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 32:1-8 Rabu 23 Agustus 2023 Kuatkan YANG Lemah Yang menyertai dia adalah tangan manusia, tetapi yang menyertai kita adalah TUHAN, Allah kita, yang membantu kita dan melakukan peperangan kita. ~ayat 8 Kerajaan Yehuda menikmati ketenteraman dalam masa pemerintahan Hizkia. Di tengah ketenteraman itu, sesungguhnya mereka menyadari bahwa ada satu bangsa yang sangat kuat, yang sedang memperluas kekuasaannya dan pada waktunya akan mencapai tanah Yehuda dan sekitarnya. Mengantisipasi itu, raja Hizkia memimpin rakyatnya membangun tembok dan Menara yang kuat, juga mengatur jalan air supaya tidak dapat dipakai oleh bangsa Asyur yang semakin mendekat. Mereka berjuang melindungi diri semampunya agar ketika serangan itu benar-benar datang mereka dapat menghadapinya. Walaupun persiapan sudah dilakukan, namun rakyat tidak bisa bebas dari ketakutan dan kepanikan. Raja Hizkia memahami keadaan emosi rakyatnya dan dengan penuh wibawa ia berbicara untuk menenangkan hati mereka, “Kuat...

22 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 31:1-10 Selasa 22 Agustus 2023 Menikmati Berkat Tuhan Kami telah makan sekenyang-kenyangnya, namun sisanya masih banyak. Sebab TUHAN telah memberkati umat-Nya.  ~ayat 10 Raja Hizkia dengan sungguh-sungguh melawan kemurtadan yang dilakukan ayahnya, yang menyebabkan seluruh Yehuda berdosa terhadap Allah. Ia membersihkan tanah Yehuda, Benyamin, Efraim  dan Manasye dari semua bentuk penyembahan berhala yang subur di zaman  pemerintahan ayahnya. Ia menghidupkan kembali perayaan ibadah dengan sungguh-sungguh, menegakkan kembali agama yang benar. Bahkan tempat-tempat penyembahan kepada Allah Yahweh yang telah diselewengkan menjadi tempat penyembahan berhala, pun dirobohkan. Hizkia tidak bekerja sendiri. Ia memanggil semua imam dan orang Lewi mengerjakan tugas-tugas penting sebagaimana seharusnya. Tindakan ini menunjukkan tingkat kepercayaan Hizkia kepada para imam sangat tinggi. Sebagaimana dahulu dilakukan oleh Daud, kini Hizkia juga menetapkan jadwal dan tug...

21 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 29:31-36 Senin 21 Agustus 2023 Kuduskan Dirimu! Hizkia dan seluruh rakyat bersukacita akan apa yang telah ditetapkan  Allah bagi bangsa itu, karena hal itu terjadi dengan    tak disangka-sangka.    ~ayat 36 Reformasi bangsa Yehuda ditandai dengan tindakan iman sebagai jemaat Tuhan yang datang beribadah sesuai cara yang ditetapkan Tuhan sejak zaman Musa. Reformasi bangsa bukan dengan  melakukan perubahan besar-besaran, melainkan dengan menarik segenap  umat untuk kembali kepada kehidupan mula-mula sebagai umat Allah, sebagaimana ditetapkan oleh Tuhan Allah sendiri melalui Musa. Seluruh bangsa datang ke dalam pertemuan itu dengan membawa persembahan mereka masing-masing. Oleh karena jumlah korban bakaran hingga ribuan ekor hewan, para imam pun menjadi kewalahan. Rupanya jumlah para imam yang datang melayani tidak sebanding dengan jumlah korban yang akan dipersembahkan. Bantuan datang dari orang-orang Lewi untu...