Skip to main content

23 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 32:1-8
Rabu 23 Agustus 2023

Kuatkan YANG Lemah
Yang menyertai dia adalah tangan manusia, tetapi yang menyertai kita adalah TUHAN, Allah kita, yang membantu kita dan melakukan peperangan kita. ~ayat 8

Kerajaan Yehuda menikmati ketenteraman dalam masa pemerintahan Hizkia. Di tengah ketenteraman itu, sesungguhnya mereka menyadari bahwa ada satu bangsa yang sangat kuat, yang sedang memperluas kekuasaannya dan pada waktunya akan mencapai tanah Yehuda dan sekitarnya. Mengantisipasi itu, raja Hizkia memimpin rakyatnya membangun tembok dan Menara yang kuat, juga mengatur jalan air supaya tidak dapat dipakai oleh bangsa Asyur yang semakin mendekat. Mereka berjuang melindungi diri semampunya agar ketika serangan itu benar-benar datang mereka dapat menghadapinya.
Walaupun persiapan sudah dilakukan, namun rakyat tidak bisa bebas dari ketakutan dan kepanikan. Raja Hizkia memahami keadaan emosi rakyatnya dan dengan penuh wibawa ia berbicara untuk menenangkan hati mereka, “Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Janganlah takut dan terkejut terhadap raja Asyur serta seluruh laskar yang menyertainya, karena yang menyertai kita lebih banyak dari pada yang menyertai dia.” Akan tetapi, kota Yerusalem sudah terkepung dan para utusan raja Asyur datang menakut-nakuti dan mengancam mereka. Bahkan utusan raja Asyur melemahkan hati mereka dengan menghina penyembahan kepada Allah.

LANGKAH IMAN. 
Hizkia terus meyakinkan rakyat bahwa Allah Yahweh ada bersama mereka. Tetapi keadaan terkepung menggoncang iman rakyat. Bangsa Asyur telah menguasai banyak bangsa dan itu dianggapnya sebagai kemenangan allah mereka atas Allah Yahweh. Betapa liciknya hati manusia. Nafsu berkuasa dan prestasi politik menjadikan manusia merasa bisa memakai allah untuk melancarkan keinginannya. Manusia sangat pandai memanipulasi perasaan sesamanya yang dalam ketakutan. Dalam hal rohani pun, orang dapat memanipulasi kelemahan hati jemaat dan membuat mereka semakin lemah. Strategi hipnotis seperti ini, patut diwaspadai. Jadilah seperti Hizkia yang tetap bersandar kepada kekuatan Allah dan dapat menguatkan mereka yang lemah. Amin!

Comments

Popular posts from this blog

Profil

  Hidup adalah Anugerah Allah telah bermurah hati menganugerahkan hidup, maka kami terpanggil untuk saling berbagi hidup melalui buku renungan ini. Kiranya dapat menjadi berkat dalam memenuhi kerinduan hati kita untuk terus bertumbuh di dalam Firman-Nya. “Iman tumbuh dari pendengaran akan Firman Kristus”. Komunitas Suluh Injil Pdt. Eben Nuban Timo, Pdt. Robert St. Litelnoni, Pnt. Wem Nunuhitu,  Pdt. Erna Saudale, Pdt. Selvi Kalle,  Pdt. Benjamin Nara Lulu,  Pdt. M. J. Ay-Touselak, Pdt. Elyanor V. Manu-Nalle, Pdt. Ribecca Logo-Mozes,  Pdt. Guten Selan, Pdt. Maria Litelnoni-Johannes, Pdt. Jandi Manobe,  Pdt. Sri Faot-Ledoh, Pdt. Emu Bako, Pdt. Susan Lelang-Mauko, Pdt. John Mozes,  Pdt. Lay Abdi K. Wenyi, Pdt. Iswardy Lay, Pdt. Linda Kisek, Pdt. Judith Folabessy,  Pdt. Wim Nunuhitu, Pdt. Sally Bullan, Dkn. Melky Nomleni & Pdt. Neti Nunuhitu. Logo Suluh Injil oleh Taruamang Berepalay. Alamat Sekretariat : Jl. Seruni No. 8 – Naikoten 1 Kota Kupan...

22 September 2023

Kitab 2Petrus 1:1-15 Jumat 22 September 2023 Gunakan Kesempatan Aku akan segera menanggalkan kemah tubuhku ini, sebagaimana yang telah diberitahukan kepadaku oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. ~ayat 14 Mengetahui bahwa hidup ini singkat dan mungkin waktu kita tinggal satu hari saja,  merupakan kesadaran diri yang sangat  penting. Kesadaran seperti ini bukan hanya  akan membuat  kita  diam  pasif menunggu waktu berakhir. Melainkan akan memberi semangat untuk lebih bergiat lagi, lebih berfokus kepada panggilan hidup, dan lebih serius memberi perhatian kepada orang lain untuk pertumbuhan rohani. Inilah prinsip yang dipegang oleh rasul Petrus. Ia menyadari waktu yang berlalu tidak boleh disia-siakan. Ia meyakinkan semua jemaat bahwa mereka adalah orang-orang pilihan Allah, yang dipanggil dari kegelapan kepada kemuliaan-Nya yang kekal. Hidup orang Kristen sedang menuju akhir yang indah dan mulia. Karena itu perlu mempersiapkan diri. Pakailah setiap anugerah pen...