Kitab 2Tawarikh 32:9-19
Kamis 24 Agustus 2023
Waspada dan Ujilah
Mereka berbicara tentang Allah Yerusalem seperti tentang para allah bangsa-bangsa di dunia, adalah buatan tangan manusia. ~ayat 19
Raja Hizkia terus berpengharapan kepada kuasa penyertaan dari Allah Yahweh. Ia berupaya menolong rakyat yang semakin lemah, menguatkan hati mereka agar jangan takut dan gentar akan ancaman di luar. Semakin kuat usaha raja Hizkia, semakin kuat pula usaha Sanherib, raja Asyur untuk merebut kota Yerusalem. Raja Asyur mengirim utusan untuk menyampaikan pesan berisi kata-kata yang melemahkan iman rakyat Yehuda. Di satu sisi, raja Hizkia berupaya keras menguatkan iman mereka, tetapi di sisi lain, raja Asyur berupaya keras pula melemahkan, dengan kata- kata yang sangat licik.
Raja Asyur rupanya tahu persis bagaimana kehidupan rohani bangsa Yahuda. Ia tahu pengajaran yang dilakukan oleh Hizkia kepada rakyat tentang Allah Yahweh. Raja Asyur dapat disebut sebagai politisi yang menguasai strategi pemenangan melalui perang ideologi atau doktrin. Sanherib menyerang dengan kata-kata yang membandingkan kekuatan allah mereka berhadapan dengan kekuatan Allah Yahweh. Alat ukur yang dipakai ialah prestasi dan kemenangan di medan perang yang mereka raih. Prestasi itulah bukti allah manakah yang patut diakui. Dengan strategi ini, Sanherib berusaha menaklukkan bangsa Yehuda tanpa harus berperang.
LANGKAH IMAN
Perkataan Sanherib seakan menunjukkan betapa berkuasanya allah mereka. Tetapi jika disimak dengan baik, nampak bahwa allah yang dimaksudkannya ialah allah yang bisa diatur mengikuti keinginan manusia, allah buatan tangan manusia (19). Kita harus waspadan terhadap segala bentuk doktrin yang tampaknya berbicara tentang Allah tetapi sesungguhnya tentang menjual nama Allah demi ambisi pribadi. Dan nama Allah yang disebut sebenarnya allah palsu. Marilah kita lebih waspada, karena dunia hari ini, pandai memakai segala cara untuk merebut hati kita dari kebenaran sejati. Inilah permainan dan tipu daya iblis yang sangat licik. Waspada dan ujilah segala perkataan yang memakai nama Allah, janganlah terperdaya dan jatuh. Amin!
Comments
Post a Comment