Skip to main content

21 September 2023

Kitab 1Petrus 5:1-11
Kamis 21 September 2023

Bebas Dari Rasa Kuatir
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
~ayat 7

Kuatir adalah perasaan takut, gelisah cemas terhadap sesuatu hal yang belum diketahui dengan pasti. Berbagai langkah diambil untuk mengantisipasi. Jika kuatir berkaitan dengan persoalan ekonomi, orang akan ambil langkah berhemat atau menabung. Jika berkaitan dengan kesehatan, orang akan lebih disiplin berolah-raga dan mengatur apa yang dikonsumsi untuk tubuhnya. Bagaimana jika berkaitan dengan keselamatan?

Langkah pertama, merendahkan diri di bawah tangan Tuhan yang kuat. Jemaat tentu ingat bagaimana Tuhan bertindak dengan tangan-Nya yang kuat membebaskan umat Israel dari Mesir dan membawa mereka ke Kanaan. Kekuatiran jemaat berkaitan dengan masa depan yang belum pasti. Namun mereka dapat berharap kepada Allah yang sudah tahu masa depan, seperti bangsa Israel dahulu. Langkah kedua, menyerahkan rasa kuatir kepada Tuhan. Ia adalah pribadi yang dapat dipercaya. Sejarah Israel membuktikan anugerah-Nya lebih dari cukup bagi semua orang yang bersandar kepada-Nya. Ada anggota jemaat yang kuatir kehilangan wibawa, membuat mereka panik. Karena itu nasihat ini ditujukan kepada mereka para penatua yang kuatir akan kehilangan wibawa, sehingga bersikap otoriter. Dan di sisi lain ada orang-orang muda yang kuatir akan masa depan sehingga menjadi kurang hormat kepada yang lebih tua.

LANGKAH IMAN 
Hendaknya jemaat ingat bahwa bukan mereka yang mengatur dan mengendalikan masa depan, bahkan mereka tidak tahu masa depan. Ada kalanya, di dalam persekutuan jemaat pun ada pelayan yang kuatir kehilangan jabatan dan kuasa lalu bertindak melindungi jabatannya dengan langkah otoriter dan memaksa. Firman Tuhan ini mengingatkan kita semua, hanya kepada Tuhan kita harus berfokus dalam pelayanan, menundukkan diri kepada-Nya. Hidup dan pelayanan ini milik-Nya, maka Ia pasti akan mengatur sebaik-baiknya. Jangan kuatir! Bebaskan diri dari rasa kuatir, dengan selalu kembali kepada sumber kepastian, Allah. Amin!

Comments

Popular posts from this blog

Profil

  Hidup adalah Anugerah Allah telah bermurah hati menganugerahkan hidup, maka kami terpanggil untuk saling berbagi hidup melalui buku renungan ini. Kiranya dapat menjadi berkat dalam memenuhi kerinduan hati kita untuk terus bertumbuh di dalam Firman-Nya. “Iman tumbuh dari pendengaran akan Firman Kristus”. Komunitas Suluh Injil Pdt. Eben Nuban Timo, Pdt. Robert St. Litelnoni, Pnt. Wem Nunuhitu,  Pdt. Erna Saudale, Pdt. Selvi Kalle,  Pdt. Benjamin Nara Lulu,  Pdt. M. J. Ay-Touselak, Pdt. Elyanor V. Manu-Nalle, Pdt. Ribecca Logo-Mozes,  Pdt. Guten Selan, Pdt. Maria Litelnoni-Johannes, Pdt. Jandi Manobe,  Pdt. Sri Faot-Ledoh, Pdt. Emu Bako, Pdt. Susan Lelang-Mauko, Pdt. John Mozes,  Pdt. Lay Abdi K. Wenyi, Pdt. Iswardy Lay, Pdt. Linda Kisek, Pdt. Judith Folabessy,  Pdt. Wim Nunuhitu, Pdt. Sally Bullan, Dkn. Melky Nomleni & Pdt. Neti Nunuhitu. Logo Suluh Injil oleh Taruamang Berepalay. Alamat Sekretariat : Jl. Seruni No. 8 – Naikoten 1 Kota Kupan...

22 September 2023

Kitab 2Petrus 1:1-15 Jumat 22 September 2023 Gunakan Kesempatan Aku akan segera menanggalkan kemah tubuhku ini, sebagaimana yang telah diberitahukan kepadaku oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. ~ayat 14 Mengetahui bahwa hidup ini singkat dan mungkin waktu kita tinggal satu hari saja,  merupakan kesadaran diri yang sangat  penting. Kesadaran seperti ini bukan hanya  akan membuat  kita  diam  pasif menunggu waktu berakhir. Melainkan akan memberi semangat untuk lebih bergiat lagi, lebih berfokus kepada panggilan hidup, dan lebih serius memberi perhatian kepada orang lain untuk pertumbuhan rohani. Inilah prinsip yang dipegang oleh rasul Petrus. Ia menyadari waktu yang berlalu tidak boleh disia-siakan. Ia meyakinkan semua jemaat bahwa mereka adalah orang-orang pilihan Allah, yang dipanggil dari kegelapan kepada kemuliaan-Nya yang kekal. Hidup orang Kristen sedang menuju akhir yang indah dan mulia. Karena itu perlu mempersiapkan diri. Pakailah setiap anugerah pen...