Kitab 1Yohanes 1:1-10
Sabtu 23 September 2023
Sabtu 23 September 2023
Injil Dasar Persekutuan
Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami.
~ayat 3
Kata “persekutuan” sangat erat dengan kekristenan. Sejak awal, Kekristenan terbentuk dalam persekutuan. Persekutuan Kristen sama sekali tidak ada kaitan dengan batasan suku, hobi, usia, domisili, profesi, dan sebagainya. Walaupun di dalam gereja ada kategori-kategori berdasarkan kelompok usia dan gender, namun itu bukan berarti pembatasan atau pemisahan, sebab di dalamnya ada kesadaran pentingnya kebersamaan.
Persekutuan bukan sekedar berarti ada perkumpulan dan kebersamaan. Persekutuan juga bukan sekedar soal tempat, waktu dan kegiatan bersama- sama, misalnya berdoa bersama, berlatih pujian bersama, beribadah bersama, di waktu dan tempat yang sama. Persekutuan, koinonia, memiliki makna partisipasi, mengambil bagian dalam pelayanan. Yesus Kristus mau bersekutu dengan manusia, dengan jalan mengambil bagian di dalam keadaan manusia yang lemah dan terbatas. Ada rasa simpati dan solidaritas yang kuat untuk mengambil bagian dalam situasi apa pun. Karena itu, persekutuan Kristen yang benar harus didasarkan pada persekutuan yang dilakukan oleh Yesus Kristus. Setiap orang dipanggil mengalami persekutuan dengan Yesus Kristus dan Bapa. Persekutuan dengan Kristus dan Bapa, akan terlihat dengan terang dalam perkataan dan sikap hidup orang Kristen. Sebab jika kita mengatakan bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran (6).
LANGKAH IMAN
Selanjutnya, persekutuan sebagai sesama orang percaya terbentuk atau lahir dari persekutuan dengan Kristus, “Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.” Persekutuan sejati akan selalu mewujudkan diri dalam pekabaran Injil tentang Yesus Kristus yang berkenan bersekutu dengan manusia dan mengikat orang- orang percaya ke dalam relasi persekutuan satu dengan lainnya. Amin!
Comments
Post a Comment