Kitab 1Petrus 3:18-22
Selasa 19 September 2023
Adakah Kesempatan Kedua?
Di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara.
~ayat 19
Ada ajaran yang mengatakan bahwa setelah manusia meninggal, mereka akan diuji. Jika mereka berhasil melewati ujian tersebut, maka mereka akan mendapat kesempatan masuk sorga. Tetapi jika mereka tidak lulus ujian tersebut, maka mereka tidak mendapat kesempatan kedua dan akan dibuang ke dalam neraka. Dasar Alkitabnya: 1 Petrus 3:19. Benarkah ayat ini mengajarkan ada kesempatan kedua setelah kematian?
Kata Yunani “memberitakan Injil” adalah ekēruxen (dari kērussō) yang berarti, “membuat pernyataan publik, menyatakan dengan lantang, memproklamirkan” sesuatu yang diterima dari Allah. Ayat 19 menyebutkan “roh-roh yang di dalam penjara”, ini menunjuk kepada makhluk rohani yang jahat di mana mereka ditahan di dalam penjara sampai pada hari penghakiman. Tentu saja yang dimaksudkan bukan roh baik. Kristus memproklamasikan kemenangan-Nya di kayu salib kepada roh-roh jahat dan menyatakan bahwa mereka telah ditaklukkan (22). Tidak ada ajaran tentang kesempatan kedua, sesudah kematian. Kitab Ibrani 9:27, “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi”. Jika benar ada kesempatan kedua setelah kematian, maka Amanat Agung memberitakan Injil (Mat 28:19) kepada orang yang masih hidup adalah suatu kesia-siaan, karena setelah meninggal, orang masih mendapat kesempatan kedua untuk diselamatkan.
LANGKAH IMAN
Injil adalah sesuatu yang berharga dan sangat penting, bukan untuk diobral murahan. Jika selama hidup, orang boleh menolak Injil karena ia tahu bahwa kelak sesudah mati, masih ada kesempatan bertobat, maka betapa percuma Injil dan kematian Yesus Kristus. Sebagai orang percaya, kita diperintahkan Kristus untuk memuridkan semua bangsa dengan memberitakan Injil kepada sebanyak mungkin orang selama masih hidup. Biarkanlah Roh Kudus bekerja dengan cara dan waktu-Nya sendiri membuat orang bertobat dan menerima Injil selagi ia hidup. Tetapi jangan mengobral murah Injil keselamatan. Amin!
Comments
Post a Comment