Skip to main content

25 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 32:20-23
Jumat 25 Agustus 2023

Berserah Kepada Tuhan
TUHAN menyelamatkan Hizkia dan penduduk Yerusalem dari tangan Sanherib, raja Asyur, dan dari tangan semua musuhnya. 
~ayat 22


Perkataan Sanherib sarat dengan niat politis dengan tujuan melemahkan hati bangsa Yehuda. Tetapi di dalam perkataan itu, ia terus-menerus menghina Allah Yahweh dan raja Hizkia. Perkataan seperti ini bisa dengan mudah berhasil menaklukkan hati. Tetapi Sanherib tidak pernah tahu bahwa perkataannya didengar oleh Allah Yahweh dan melukai hati kudusNya. Allah tidak tinggal diam. Sanherib harus bertanggung jawab atas perkataannya. Ia bersama pasukan yang dibanggakannya harus menanggung akibat dari setiap perkataannya.

Di sisi lain, raja Hizkia mendengar setiap perkataan Sanherib dengan tenang dan menjadikannya sebagai pokok doa yang dibawanya bersama nabi Yesaya, ke hadapan Allah. Walaupun Hizkia dan rakyat telah membangun tembok perlindungan dan Menara untuk menjamin keamanan kota, namun bagi Hizkia jaminan keamanan dan keselamatan yang sesungguhnya hanya datang dari Tuhan Allah. Keadaan Yerusalem sudah sangat terjepit, didesak oleh pasukan Asyur yang kuat. Tetapi Allah menyatakan kuasaNya melepaskan mereka. Semua pasukan yang dibanggakan ditewaskan dengan tangan malaikat Tuhan. Sanherib mati di tangan anaknya sendiri. Yerusalem selamat dan aman karena Tuhan.

LANGKAH IMAN
Adakalanya manusia menilai diri terlalu tinggi terhadap Tuhan. Bahkan ketika memakai nama Tuhan pun, bisa jadi orang sebenarnya sedang meninggikan diri sendiri. Tetapi dari Hizkia dan nabi Yesaya kita belajar bahwa hanya nama Tuhan Allah yang layak ditinggikan. Setinggi apa pun “Menara prestasi” kita, namun Menara terkuat yang dapat menyelamatkan kita hanyalah Nama Tuhan Allah kita. Dari raja Hizkia dan nabi Yesaya yang bertekun dalam doa, kita belajar menjadi umat Allah yang tidak membiarkan diri dikuasai kepanikan dan ketakutan saat ada bahaya menyerang iman kita. Kita memiliki iman, dan dengan iman itu kita harus datang kepada Tuhan. Dialah yang akan membela, melepaskan dan menyelamatkan kita. Asalkan kita berserah kepadaNya. Amin!

Comments

Popular posts from this blog

Profil

  Hidup adalah Anugerah Allah telah bermurah hati menganugerahkan hidup, maka kami terpanggil untuk saling berbagi hidup melalui buku renungan ini. Kiranya dapat menjadi berkat dalam memenuhi kerinduan hati kita untuk terus bertumbuh di dalam Firman-Nya. “Iman tumbuh dari pendengaran akan Firman Kristus”. Komunitas Suluh Injil Pdt. Eben Nuban Timo, Pdt. Robert St. Litelnoni, Pnt. Wem Nunuhitu,  Pdt. Erna Saudale, Pdt. Selvi Kalle,  Pdt. Benjamin Nara Lulu,  Pdt. M. J. Ay-Touselak, Pdt. Elyanor V. Manu-Nalle, Pdt. Ribecca Logo-Mozes,  Pdt. Guten Selan, Pdt. Maria Litelnoni-Johannes, Pdt. Jandi Manobe,  Pdt. Sri Faot-Ledoh, Pdt. Emu Bako, Pdt. Susan Lelang-Mauko, Pdt. John Mozes,  Pdt. Lay Abdi K. Wenyi, Pdt. Iswardy Lay, Pdt. Linda Kisek, Pdt. Judith Folabessy,  Pdt. Wim Nunuhitu, Pdt. Sally Bullan, Dkn. Melky Nomleni & Pdt. Neti Nunuhitu. Logo Suluh Injil oleh Taruamang Berepalay. Alamat Sekretariat : Jl. Seruni No. 8 – Naikoten 1 Kota Kupan...

24 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 32:9-19 Kamis 24 Agustus 2023 Waspada dan Ujilah Mereka berbicara tentang Allah Yerusalem seperti tentang para allah bangsa-bangsa di dunia, adalah buatan tangan manusia.  ~ayat 19 Raja Hizkia terus berpengharapan kepada kuasa penyertaan dari Allah Yahweh. Ia berupaya menolong rakyat yang semakin lemah, menguatkan hati mereka agar jangan takut dan gentar akan ancaman  di luar. Semakin kuat usaha raja Hizkia, semakin kuat pula usaha Sanherib,  raja Asyur untuk merebut kota Yerusalem. Raja Asyur mengirim utusan untuk menyampaikan pesan berisi kata-kata yang melemahkan iman rakyat Yehuda. Di satu sisi, raja Hizkia berupaya keras menguatkan iman mereka, tetapi di sisi lain, raja Asyur berupaya keras pula melemahkan, dengan kata- kata yang sangat licik. Raja Asyur rupanya tahu persis bagaimana kehidupan rohani bangsa Yahuda. Ia tahu pengajaran yang dilakukan oleh Hizkia kepada rakyat tentang Allah Yahweh. Raja Asyur dapat disebut sebagai politisi yang mengua...

16 September 2023

Kitab 1Petrus 2:11-17 Sabtu 16 September 2023 Hamba Tapi  Merdeka Hiduplah sebagai orang merdeka dan hiduplah sebagai hamba Allah. ~ayat 16 Ada  dua  kata  yang  bertentangan: hamba    dan    merdeka. Sistem perbudakan    berlaku    resmi    di zaman   penulisan surat ini. Seorang hamba  tidak  memiliki  kemerdekaan, tidak  memiliki  pilihan.  Mereka  yang terlahir dari orangtua berstatus hamba otomatis menjadi hamba. Status pribadi kita   ditentukan orang   lain,   dipaksa keadaan. Bukan pilihan pribadi. Bahkan hidup dan mati pun ditentukan orang lain. Lalu dimanakan kemerdekaannya? Dalam iman Kristen, orang akan sadar bahwa dia adalah seorang hamba. Saat yang sama ia juga sadar bahwa ia sudah merdeka, bukan masih berjuang untuk merdeka. Orang Kristen sadar diri bahwa merdeka bukan hasil perjuangan dirinya, tetapi buah dari pengorbana...