Kitab 2Tawarikh 34:14-28
Selasa 29 Agustus 2023
Pemimpin Milenial (2)
Pergilah, mintalah petunjuk TUHAN bagiku, bagi yang masih tinggal di
Israel dan di Yehuda tentang perkataan kitab yang ditemukan ini.
~ayat 21
Raja Yosia semakin hari semakin berhikmat. Walaupun ia masih sangat muda, tidak berpengalaman dan kurang pengetahuan, tetapi hikmat Tuhan ada di dalam dirinya. Ia berhasil memimpin orang-orang yang lebih berpengalaman untuk mewujudkan keadaan bangsa yang baik, pulih dari segala kejahatan rohani yang meruntuhkan moral bangsa. Ia berhasil memimpin bangsanya kembali kepada Tuhan Allah Israel. Betapa beruntungnya Yosia karena ia didampingi orang-orang pilihan Tuhan yang memiliki visi dan misi yang sama dengannya.
Para pemimpin ini memberikan kepada raja Yosia kitab Taurat yang masih tersimpan di dalam Bait Suci. Ternyata Yosia belum pernah mengenal dan mengetahui isi kitab Taurat itu. Respons Yosia saat kitab dibacakan menunjukkan bahwa ini merupakan kali pertama baginya. Hatinya meluap dengan perasaan haru dan sangat emosional. Ia segera mengambil langkah mengikuti perkataan Tuhan di dalam kitab Taurat. Yosia ingin tahu lebih banyak lagi tentang Tuhan dan penggenapan nubuatNya. Ia ingin menolong bangsanya terlepas dari murka Tuhan akibat perbuatan jahat nenek moyangnya sendiri. Yosia yang muda memiliki hikmat kedewasaan di dalam Tuhan. Dan ia diberkati dengan janji Tuhan tentang kematiannya kelak.
LANGKAH IMAN
Muda dalam usia, tetapi dewasa dalam Tuhan. Itulah pribadi Yosia. Ia mulai memimpin di usia delapan tahun dan berakhit di usia tiga puluh sembilan tahun. Hidup yang singkat, tetapi kepemimpinannya sangat berhasil. Mungkin usia kita hari ini tergolong masih muda dan kita merasa belum bisa mempimpin. Tetapi melalui hidup Yosia, kita diingatkan bahwa kepemimpinan bukan tentang seberapa pantas dan banyak pengalaman saya, tetapi seberapa hebat hikmat Tuhan bekerja melalui saya. Hari ini gereja memanggil dan memerlukan orang-orang muda untuk ada dalam barisan pemimpin umat dan pelayan Tuhan. Orang-orang tua kita pun dahulu melayani ketika masih muda dan mereka mampu. Yosia masih sangat muda, tetapi hikmat Tuhan menyertainya. Majulah dan layanilah Tuhan, hai para pemimpin milenial! Amin!
Comments
Post a Comment