Kitab 2Tawarikh 36:11-23
Kamis 31 Agustus 2023
Merdeka!
Siapa di antara kamu termasuk umat-Nya, TUHAN, Allahnya, menyertainya, dan biarlah ia berangkat pulang! ~ayat 23
Hari ini kita sampai di penghujung bulan Agustus sekaligus penghujung kitab 2Tawarikh yang menuntun kita merenungkan firman Tuhan di sepanjang bulan Kebangsaan ini. Di bulan ini sebagai bangsa kita merayakan kemerdekaan di usia 78 tahun NKRI. Kita bangga menjadi bangsa yang merdeka. Tetapi kita tidak pernah lupa bahwa bangsa ini pernah hidup dalam penjajahan selama ratusan tahun. Sebagai umat Tuhan kita belajar tentang arti kemerdekaan melalui kisah kepemimpinan raja-raja dan kehidupan bangsa Yehuda. Bangsa pilihan Allah ini juga mengalami penjajahan oleh bangsa lain, tetapi semua itu ada di dalam kendali Allah.
Di akhir kitab ini, kita melihat bagaimana raja Zedekia memimpin bangsa Yehuda bukan untuk menikmati kemerdekaan di dalam Tuhan, tetapi ia membawa bangsanya semakin terjajah. Penjajahan yang dialami oleh bangsa Yehuda bukan karena bangsa Babel atau Mesir, melainkan karena kekerasan hati terhadap Allah. Berulang kali Allah berbicara melalui nabi Yeremia memanggil dan mengingatkan mereka untuk keluar dari zona penjajahan rohani, tetapi raja Zedekia mengeraskan hatinya. Sebagai akibat final, seluruh bangsa diserahkan ke tangan bangsa penjajah yang dipakai Tuhan dan dibawa ke pembuangan.
LANGKAH IMAN
Betapa baik Tuhan Allah Israel yang kita sembah itu. Ia menghukum umatNya dan menyerahkan mereka ke tangah bangsa lain, hidup tanpa kemerdekaan. Tetapi Ia juga berkenan memakai tangan raja Koresh untuk membawa pulang umatNya ke tanah milik pusaka Yerusalem. Inilah tanah air yang dianugerahkan Tuhan untuk menikmati kemerdekaan rohani di dalam Dia. Saat kehidupan baru terbuka di hadapan kita, apakah hati kita akan menyambutnya ataukan akan tetap berkeras seperti raja Zedekia? Tuhan Allah kita menginginkan kehidupan terbaik bagi kita, Ia ingin kita menikmati kemerdekaan di dalam Dia. Di luar Dia tidak pernah ada kemerdekaan, hanya ada kebebasan yang membawa kepada kebinasaan. Marilah rayakan anugerah kemerdekaan dari Tuhan. Amin!
Comments
Post a Comment