Kitab 1Petrus 1:1-2
Senin 11 September 2023
Predestinasi
Orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya.
~ayat 2
Ajaran Predestinasi bersumber dari Alkitab. Namun masih ada banyak orang Kristen belum memahami dan muncul sikap tidak mau menerima atau sekurangnya mempertanyakan. Ada juga yang menganggap ajaran ini tidak alkitabiah; ada pula yang menerima tetapi memiliki pandangan negatif terhadap Allah, sebagai Allah yang sewenang-wenang. Rasul Petrus menulis suratnya kepada orang-orang Kristen yang disebutnya ‘pendatang’.
Sebutan ‘pendatang’ bukan hanya menyatakan domisili orang Kristen keturunan Yahudi yang tinggal di perantauan, tetapi juga secara doktrinal, semua orang Kristen berstatus pendatang di dunia, sebab dunia bukan tempat asal dan tujuan akhir hidup orang Kristen. Suatu saat Tuhan akan datang kembali dan membawa orang-orang percaya pulang. Jemaat diajarkan bahwa sebagai pendatang, mereka bukan datang karena pilihan dan keinginan sendiri. Kehadiran mereka di dunia ada dalam rancangan Allah. Selama ada di perantauan di dunia, mereka akan mengalami banyak kesukaran karena iman kepada Kristus. Apakah mereka akan murtad atau berubah setia karena kesukaran? Orang-orang pilihan Allah akan selalu ada dalam pengudusan oleh Roh Kudus sehingga mereka akan tetap taat kepada Yesus Kristus walaupun tantangan yang dihadapi berat. Dalam ajaran predestinasi ini, rasul Petrus mengingatkan sejak awal bahwa kemampuan dan kekuatan untuk bertahan setia, bukan berasal dari diri sendiri, melainkan pemberian Allah sejak semula bagi orang pilihan.
LANGKAH IMAN
Pemilihan Allah tidak menjadikan kita robot tanpa hati, seperti yang ramai hari ini dengan nama artificial intelligence (AI). Sebaliknya pemilihan Allah merupakan anugerah terbesar bagi manusia, yang menjadikannya mampu mengasihi Allah dan taat dengan hati. Bukan taat karena takut atau taat settingan seperti AI. Predestinasi mengingatkan kita bahwa kita hanya pendatang di dunia dan mampu menikmati hidup di dunia menurut standar Kristus. Sebab di dalam diri orang pilihan ada anugerah berlimpah yaitu kasih karunia dan damai sejahtera. Amin!
Comments
Post a Comment