Skip to main content

13 September 2023

Kitab 1Petrus 1:13-25
Rabu 13 September 2023

Bukan Dengan Barang Fana
Melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.
~ayat 19

Rasul Petrus menyebut orang- orang percaya adalah anak dan Allah adalah Bapa. Ketika anak berhutang dan gadaikan jaminan, padahal ia belum mampu membayar, maka Allah Bapa akan turun tangan membayar hutang itu dan menebus barang jaminan yang telah digadaikan oleh anak. Pemahaman ini sangat penting di dalam iman Kristen, ketika membahas ajaran penebusan. Siapakah yang ditebus, siapakah Penebus?

Orang Yahudi sangat paham ajaran penebusan. Mereka tahu ketentuan hewan kurban penebusan, pendamaian atau penghapus dosa. Tidak boleh bercacat dan nilainya harus setara dengan tebusan (Imamat 3-5). Jika pendosa adalah seorang berstatus tinggi dalam masyarakat Israel dan dosanya serius, maka kurban yang dipersembahkan harus lembu. Jika ia masyarakat biasa, dapat menggunakan kurban hewan kambing, domba, atau hewan unggas. Intinya nilai kurban penebus harus setara dengan yang ditebus. Tetapi di dalam Kekristenan, ternyata kurban penebus nilainya jauh lebih tinggi dari yang akan ditebus. Tidak setara. Nyawa Anak Allah yang kekal dikurbankan untuk menebus barang fana dan sia-sia. Tetapi hal ini diajarkan oleh rasul Petrus, agar orang-orang Kristen tidak memandang rendah harga penebusan Kristus dengan cara hidup yang sia-sia. Juga agar mereka jangan memandang dirinya terlalu hina, karena Kristus sudah menebus dengan harga yang sangat mahal.

LANGKAH IMAN
Yesus adalah Anak Domba jantan tanpa cacat cela. Ia berkorban demi nilai barang tebusan sangat rendah, fana. Yesus membayar harga sangat mahal, yaitu darah-Nya yang kekal, mulia, dan sempurna. Kontras dengan barang fana, emas dan perak. Rumput kering dikontraskan dengan firman Allah yang kekal. Ini adalah perbandingan yang tidak setara. Kita adalah barang tidak berharga, murahan, tetapi ditebus dengan harga yang sangat tinggi. Karena bagi Allah Bapa, kita sangat berharga, lebih mulia dari emas perak. Layak ditebus. Karena kita adalah anak-Nya! Itulah harga diri kita di mata Allah: harga seorang anak. Amin!

Comments

Popular posts from this blog

Profil

  Hidup adalah Anugerah Allah telah bermurah hati menganugerahkan hidup, maka kami terpanggil untuk saling berbagi hidup melalui buku renungan ini. Kiranya dapat menjadi berkat dalam memenuhi kerinduan hati kita untuk terus bertumbuh di dalam Firman-Nya. “Iman tumbuh dari pendengaran akan Firman Kristus”. Komunitas Suluh Injil Pdt. Eben Nuban Timo, Pdt. Robert St. Litelnoni, Pnt. Wem Nunuhitu,  Pdt. Erna Saudale, Pdt. Selvi Kalle,  Pdt. Benjamin Nara Lulu,  Pdt. M. J. Ay-Touselak, Pdt. Elyanor V. Manu-Nalle, Pdt. Ribecca Logo-Mozes,  Pdt. Guten Selan, Pdt. Maria Litelnoni-Johannes, Pdt. Jandi Manobe,  Pdt. Sri Faot-Ledoh, Pdt. Emu Bako, Pdt. Susan Lelang-Mauko, Pdt. John Mozes,  Pdt. Lay Abdi K. Wenyi, Pdt. Iswardy Lay, Pdt. Linda Kisek, Pdt. Judith Folabessy,  Pdt. Wim Nunuhitu, Pdt. Sally Bullan, Dkn. Melky Nomleni & Pdt. Neti Nunuhitu. Logo Suluh Injil oleh Taruamang Berepalay. Alamat Sekretariat : Jl. Seruni No. 8 – Naikoten 1 Kota Kupan...

24 Agustus 2023

Kitab 2Tawarikh 32:9-19 Kamis 24 Agustus 2023 Waspada dan Ujilah Mereka berbicara tentang Allah Yerusalem seperti tentang para allah bangsa-bangsa di dunia, adalah buatan tangan manusia.  ~ayat 19 Raja Hizkia terus berpengharapan kepada kuasa penyertaan dari Allah Yahweh. Ia berupaya menolong rakyat yang semakin lemah, menguatkan hati mereka agar jangan takut dan gentar akan ancaman  di luar. Semakin kuat usaha raja Hizkia, semakin kuat pula usaha Sanherib,  raja Asyur untuk merebut kota Yerusalem. Raja Asyur mengirim utusan untuk menyampaikan pesan berisi kata-kata yang melemahkan iman rakyat Yehuda. Di satu sisi, raja Hizkia berupaya keras menguatkan iman mereka, tetapi di sisi lain, raja Asyur berupaya keras pula melemahkan, dengan kata- kata yang sangat licik. Raja Asyur rupanya tahu persis bagaimana kehidupan rohani bangsa Yahuda. Ia tahu pengajaran yang dilakukan oleh Hizkia kepada rakyat tentang Allah Yahweh. Raja Asyur dapat disebut sebagai politisi yang mengua...

16 September 2023

Kitab 1Petrus 2:11-17 Sabtu 16 September 2023 Hamba Tapi  Merdeka Hiduplah sebagai orang merdeka dan hiduplah sebagai hamba Allah. ~ayat 16 Ada  dua  kata  yang  bertentangan: hamba    dan    merdeka. Sistem perbudakan    berlaku    resmi    di zaman   penulisan surat ini. Seorang hamba  tidak  memiliki  kemerdekaan, tidak  memiliki  pilihan.  Mereka  yang terlahir dari orangtua berstatus hamba otomatis menjadi hamba. Status pribadi kita   ditentukan orang   lain,   dipaksa keadaan. Bukan pilihan pribadi. Bahkan hidup dan mati pun ditentukan orang lain. Lalu dimanakan kemerdekaannya? Dalam iman Kristen, orang akan sadar bahwa dia adalah seorang hamba. Saat yang sama ia juga sadar bahwa ia sudah merdeka, bukan masih berjuang untuk merdeka. Orang Kristen sadar diri bahwa merdeka bukan hasil perjuangan dirinya, tetapi buah dari pengorbana...