Kitab 1Petrus 2:3-10
Jumat 15 September 2023
Jumat 15 September 2023
Bayi Rohani (2)
Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru.
~ayat 7
Dalam kalender hari raya gerejawi ada hari raya Minggu Quasimodo Geniti, yang jatuh pada hari kedelapan setelah Yesus bangkit. Artinya “seperti bayi yang baru lahir” (2), dalam pengertian positif. Perayaan ini terkait dengan penampakan Tuhan Yesus kepada semua murid yang membawa mereka kepada kondisi lahir baru seperti bayi (1:3, 23). Setiap orang yang percaya Yesus bangkit sudah mengalami lahir baru. Apa tandanya?
Pertama, bertumbuh seperti bayi. Bukan childish tetapi childlike, yakni selalu menginginkan makanan dan minuman yang terbaik dan sehat untuk mendukung pertumbuhan yang baik, yaitu firman Tuhan. Orang yang lahir baru, menyadari dirinya adalah bayi rohani, selalu ingin makanan rohani agar terus bertumbuh dan semakin dewasa. Kedua, lahir baru ditandai dengan membuang semua yang menghambat pertumbuhan (1). Ibarat makanan, bayi yang baru lahir tidak cocok mengkonsumsi makanan keras. Kelahiran baru tidak cocok dengan kejahatan, tipu, munafik. Orang Kristen yang lahir baru, adalah orang dewasa rohani. Ketiga, bayi akan bertumbuh efektif saat ada dalam persekutuan, komunitas. Rasul Petrus menggunakan metafora batu bangunan. Setiap orang yang lahir baru akan belajar membangun diri bersama “batu-batu” lainnya dalam persekutuan. Ia tidak hidup sendiri, tapi ada komitmen untuk melekat dengan batu-batu yang lain. Ibarat bayi, tidak ada bayi tanpa family. Sejak bayi, kita sudah memiliki keluarga, tempat bertumbuh, kita dikenal dan mengenal.
LANGKAH IMAN
Tuhan mau kita menjadi orang Kristen yang sehat, yang terus bertumbuh, menjadi bayi rohani yang terus-menerus ingin makanan rohani yang baik. Jadilah dewasa dalam kemampuan membuang kejahatan. Jadilah batu hidup yang tersusun menjadi bangunan dalam komunitas, dalam persekutuan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya keanggotaan setiap orang di dalam persekutuan atau lembaga gereja. Saat yang sama dalam persekutuan itu, setiap orang tidak akan takut dibuang oleh dunia, karena justeru dalam persekutuan kita pasti dipakai Allah. Amin!
Comments
Post a Comment