Kitab Yakobus 1:9-11
Sabtu 2 September 2023
Seperti Bunga Rumput
Matahari terbit dengan panasnya yang terik dan melayukan rumput itu, sehingga gugurlah bunganya dan hilanglah semaraknya. ~ayat 11
Pembedaan status ekonomi sosial tampaknya tidak bisa hilang. Tetapi Alkitab memiliki konsepnya sendiri. Bagi dunia, orang dengan kondisi ekonomi menengah ke
atas, masuk dalam kategori kelas atas, tinggi. Sebaliknya ekonomi menengah ke bawah, masuk kategori kelas rendah. Tetapi Alkitab mengajarkan sebaliknya. Yang kaya disebut berkedudukan rendah. Yang miskin justeru berkedudukan tinggi. Ini khan aneh!
Yakobus mengenal keadaan orang-orang Kristen di perantauan (diaspora dan proselit), ada berbagai “kelas ekonomi sosial” yang membagi orang ke dalam beberapa kategori, umumnya ada dua yaitu tinggi dan rendah, kaya dan miskin. Yakobus mengajarkan orang Kristen untuk tidak mempersoalkan kategori ini, karena keduanya bersifat temporal, hanya sementara waktu. Keadaan bisa berubah dan posisi orang di setiap kategori juga bisa berubah. Seperti rumput yang mudah berlalu. Iman Kristen tidak boleh diisi dengan pemahaman kaya-miskin yang berdampak terhadap pembedaan dan pembatasan relasi. Kebahagiaan orang Kristen tidak bergantung kepada keadaan kaya dan miskin. Kebahagiaan memiliki nilai lebih tinggi dari pada keadaan ekonomi. Relasi itu lebih penting dari pada status kaya-miskin. Relasi yang berpusat kepada Yesus Kristus akan kekal, tetapi keadaan kaya miskin hanya sementara. Jangan dibalik!
LANGKAH IMAN
Dalam kaitan dengan perikop sebelumnya, kebahagiaan tidak diatur oleh keadaan kaya miskin. Baik orang kaya maupun miskin sama-sama memiliki kesempatan mengalami kebahagiaan kekal dari Allah. Jika akan “diangkat” atau “ditinggikan”, maka hendaklah setiap orang tetap dalam keadaan rendah, supaya ia layak diangkat dan ditinggikan oleh Allah. Orang miskin janganlah mengagungkan keadaan orang kaya, sebaliknya orang kaya tak perlu merendahkan keadaan orang miskin. Ingatlah, keadaan yang sementara sering menjadi alat di tangan iblis untuk merampas kebahagiaan kita. Ingatlah juga, nilai kemiskinan dan kekayaan tak lebih rendah atau lebih tinggi dari bunga rumput. Amin!
Comments
Post a Comment