Kitab Yakobus 2:14-26
Selasa 5 September 2023
Kesatuan Iman & Perbuatan
Iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.
~ayat 22
Adakah mata uang dengan satu sisi saja? Kehidupan orang Kristen memiliki dua sisi, yaitu iman dan perbuatan. Keduanya janganlah dipertentangkan. Iman dilihat dari perbuatan dan perbuatan harus berdasarkan iman. Oleh karena itu, orang Kristen tidak dapat memilih hanya salah satu. Harus menghidupkan keduanya bersamaan. Iman melahirkan perbuatan yang benar; dan perbuatan benar membuktikan iman yang benar.
Rupanya ada orang Kristen yang berpikir, yang penting punya iman. Perbuatan tidak penting. Tetapi, iman dan perbuatan ibarat tubuh dengan makanan dan selimut. Orang Kristen menyatakan imannya dari setiap perbuatan. Saya beriman kepada satu Allah, maka perbuatan saya tidak mungkin membawa saya kepada allah lain. Perbuatan orang Kristen disebut benar, jika lahir dari iman kepada Allah yang benar. Abraham dibenarkan karena imannya kepada Allah yang menjadi alasan ia berani berkorban sesuai perintah Allah. Apakah Abraham benar karena dirinya sendiri? Tidak. Pembenaran atas Abraham diberikan oleh Allah. Ia dibenarkan oleh Allah. Ukuran kebenaran adalah Allah dan iman kepada- Nya harus menjadi dasar setiap perbuatan orang-orang percaya. Ini sebuah teguran keras kepada jemaat yang hanya mau beriman tapi tidak mau repot mengatur perbuatan hidup yang sesuai imannya.
LANGKAH IMAN
Ada kalanya orang berpikir yang penting perbuatan benar, tidak perlu mempertanyakan motifnya. Kebenaran Kristen diukur menurut iman kepada Allah di dalam Yesus Kristus. Iman yang tertuju kepada Allahlah yang memberi motif landasan kebenaran terhadap setiap perbuatan kita. Tanpa landasan iman kepada Allah, maka perbuatan sebaik apa pun hanyalah sebuah pertunjukan diri sendiri. Perbuatan baik haruslah merupakan tindakan persembahan dan syukur yang tertuju kepada Allah yang diimani, seperti Abraham. Perbuatan baik bukan tentang siapa kita dan apa yang sudah kita lakukan, melainkan tentang siapa Allah dan apa yang sudah Ia lakukan dengan mengorbankan Anak-Nya demi kita. Amin!
Comments
Post a Comment