Skip to main content

6 September 2023

Kitab Yakobus 4:1-10
Rabu 6 September 2023

Doakan Keinginanmu (1)
Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.
~ayat 2

Keinginan merupakan anugerah Tuhan. Namun keinginan yang salah membawa kita kepada dosa. Keinginan ada di dalam diri kita sendiri, maka orang pertama yang harus diwaspadai dalam hal keinginan adalah diri sendiri. Keinginan dapat membawa kita mendekat kepada Allah dan dikuduskan. Juga dapat menjauhkan kita dari-Nya, menjadi sahabat dunia, karena mengikuti hawa nafsu dan membuat Allah menjadi cemburu kepada kita.

Dalam persekutuan jemaat, Yakobus melihat sebab pertengkaran dan perkelahian terletak pada keinginan dihormati lebih karena merasa lebih unggul, lalu bersaing tidak sehat demi mendapat tempat paling utama. Ini tanda kesombongan dan iri hati. Yakobus mengingatkan jemaat bahwa Allah menentang orang sombong, yang memuji Allah tetapi juga memuja diri sendiri, lalu timbul keinginan melampaui yang seharusnya. Agar hawa nafsu ingin dihormati lebih, dapat dikendalikan, maka jemaat harus berdoa dengan benar. Berdoa meminta hal yang benar dengan motif hati yang benar. Yakobus mengajarkan jemaat meminta apa yang berkenan kepada Allah agar tidak membuat-Nya cemburu. Ia memberi di hati kita keinginan Roh agar kita mampu menginginkan apa yang Allah inginkan. Allah berhak atas hati kita, tetapi kita malah memilih bersahabat dengan dunia.

LANGKAH IMAN
Berdoa bukan asal berdoa, asal minta. Berdoa yang benar akan membuat kita menerima dengan hati bersyukur dan memanfaatkan pemberian Allah untuk menyenangkan hati-Nya. Berdoa adalah sarana perjumpaan dengan Allah, dimana kita dapat menyampaikan keinginan hati kita. Berdoa mestinya membawa kita semakin mendekat kepada Allah, bukan memanfaatkan Allah demi menggapai keinginan kita. Agar doa kita mendatangkan berkat, maka jangan hanya berdoa menyampaikan keinginan tetapi rendahkan diri dan mintalah Allah menguduskan keinginan kita agar hanya menginginkan segala sesuatu yang Allah inginkan dan menyenangkan hati-Nya. Amin!

Comments

Popular posts from this blog

Profil

  Hidup adalah Anugerah Allah telah bermurah hati menganugerahkan hidup, maka kami terpanggil untuk saling berbagi hidup melalui buku renungan ini. Kiranya dapat menjadi berkat dalam memenuhi kerinduan hati kita untuk terus bertumbuh di dalam Firman-Nya. “Iman tumbuh dari pendengaran akan Firman Kristus”. Komunitas Suluh Injil Pdt. Eben Nuban Timo, Pdt. Robert St. Litelnoni, Pnt. Wem Nunuhitu,  Pdt. Erna Saudale, Pdt. Selvi Kalle,  Pdt. Benjamin Nara Lulu,  Pdt. M. J. Ay-Touselak, Pdt. Elyanor V. Manu-Nalle, Pdt. Ribecca Logo-Mozes,  Pdt. Guten Selan, Pdt. Maria Litelnoni-Johannes, Pdt. Jandi Manobe,  Pdt. Sri Faot-Ledoh, Pdt. Emu Bako, Pdt. Susan Lelang-Mauko, Pdt. John Mozes,  Pdt. Lay Abdi K. Wenyi, Pdt. Iswardy Lay, Pdt. Linda Kisek, Pdt. Judith Folabessy,  Pdt. Wim Nunuhitu, Pdt. Sally Bullan, Dkn. Melky Nomleni & Pdt. Neti Nunuhitu. Logo Suluh Injil oleh Taruamang Berepalay. Alamat Sekretariat : Jl. Seruni No. 8 – Naikoten 1 Kota Kupan...

22 September 2023

Kitab 2Petrus 1:1-15 Jumat 22 September 2023 Gunakan Kesempatan Aku akan segera menanggalkan kemah tubuhku ini, sebagaimana yang telah diberitahukan kepadaku oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. ~ayat 14 Mengetahui bahwa hidup ini singkat dan mungkin waktu kita tinggal satu hari saja,  merupakan kesadaran diri yang sangat  penting. Kesadaran seperti ini bukan hanya  akan membuat  kita  diam  pasif menunggu waktu berakhir. Melainkan akan memberi semangat untuk lebih bergiat lagi, lebih berfokus kepada panggilan hidup, dan lebih serius memberi perhatian kepada orang lain untuk pertumbuhan rohani. Inilah prinsip yang dipegang oleh rasul Petrus. Ia menyadari waktu yang berlalu tidak boleh disia-siakan. Ia meyakinkan semua jemaat bahwa mereka adalah orang-orang pilihan Allah, yang dipanggil dari kegelapan kepada kemuliaan-Nya yang kekal. Hidup orang Kristen sedang menuju akhir yang indah dan mulia. Karena itu perlu mempersiapkan diri. Pakailah setiap anugerah pen...